Perbedaan Bawang Putih Kating dengan Bawang Putih Biasa Sin Chung

Diposting pada

Ketahuilah informasi Perbedaan Bawang Putih Kating dengan Bawang Putih Biasa jika anda adalah seorang petani bawang, bawang putih merupakan bumbu dasar paling utama pada setiap masakan. karena bawang putih memiliki aroma wangi yang tajam untuk setiap masakan. Sebab itu masakan akan terasa hampar bila tanpa bumbu bawang putih dalam campuran makanan.

Perbedaan Bawang Putih Kating dengan Bawang Putih Biasa Sin Chung

Perlu diketahui bahwa umumnya rakyat indonesia membutuhkan bawang putih per tahun nya kira-kira 320.000 ton. Sehingga pemerintah mengimpor bawang putih dari china.

China mempunyai dua jenis bawang unggulan yang baunya harum untuk olahan masakan,
yaitu :

  • Jenis Bawang Putih Kating.
  • Jenis Bawang Putih Sin Chung atau bawang putih biasa.

Kesimpulannya, Asal bawang putih kating dari Tionghoa dan bawang putih biasa Sinco juga dari China, Namun ada juga asal bawang Putih biasa yang dari indonesia.

Jenis bawang Kating dan bawang putih Sin Chung sudah dari dulu masuk di indonesia dan di jadikan bumbu utama setiap masakan di indonesia.

Perbedaan Bawang Putih Kating dengan Bawang Putih Biasa / Sin Chung

Berikut Ciri-ciri Bawang Putih Kating serta perbedaannya dengan bawang putih biasa :
Bawang putih Kating, baunya lebih menyengat dari pada jenis bawang putih biasa.
Sehingga bawang ini lebih disukai banyak orang, sebab dapat menjadikan olahan masakan menjadi sedap.

Bawang putih Kating, ukuran kerompolnya cenderung lebih kecil dibanding bawang biasa siung-siungnya lebih besar dari bawang biasa,dan kulit luarnya putih bersih nampak seperti kertas, bagian dalam bawang kating cenderung padat dan basah, sehingga jika terlalu lama terkena panas akan menyusut dan mengecil.

Sedangkan bawang putih biasa alias Sin Chung. selain di impor dari china kabarnya bawang putih biasa juga banyak di budidayakan di indonesia.

Ciri-ciri bawang putih Biasa atau Shin Cung juga hampir sama dengan bawang putih Kating. Namun bentuk kerompolnya lebih bulat dan lebih besar dari bawang kating. Tapi setiap siung dari bawang putih biasa lebih kecil dari bawang kating.

Sekarang ini, Jenis bawang putih  kating dan sin chung atau bawang putih biasa ini mudah sekali di peroleh di pasar tradisional maupun pasar modern.

Inilah cara yang baik memilih bawang putih kating :

1. Memilih bawang kating yang berukuran besar dan berisi.
2. Memilih bawang putih yang seluruh bagiannya bersih.
3. Hindarilah bawang yang bagiannya busuk.
4. Memilih bawang putih yang memiliki kulit kering.

Cara menyimpan bawang putih yang baik :

  • Letakkan bawang pada wadah terbuka dengan suhu udara yang kering dan sejuk.
  • Jangan simpan bawang putih di dalam kulkas, sebab akan menjadikannya keriput dan kering.
  • Jika menyimpan Bawang putih secara baik dan benar,biasanya bawang putih bisa  bertahan dalam kondisi tetapa baik antara 2 – 3 minggu.

Itulah info Perbedaan Bawang Putih Kating dengan Bawang Putih Biasa Sin Chung yang bisa anda pelajari sehingga anda setelah membaca postingan ini mampu membedakan bawang putih yang satu dengan yang lain.

12 thoughts on “Perbedaan Bawang Putih Kating dengan Bawang Putih Biasa Sin Chung

    1. Bawang putih sinchu, lumbu kuning dan lumbu hijau, di pasaran sering disebut bawang putih biasa. Bawang kating lebih dipilih untuk memasak karena aromanya lebih menyengat dan harum dibanding bawang putih biasa.

    1. Sebutan untuk bawang putih yang satu ini berupa shin cung atau bawang kering. Bawang putih Honan ini memiliki aroma dan rasa yang lebih hambar dibandingkan dengan Kating. Sehingga banyak digunakan untuk alternatif orang yang membutuhkan bumbu bawang namun nggak nyaman dengan aroma dan rasa yang menyengat.

    1. Manfaat bawang putih tunggal berikutnya, yakni bisa membantu mengurangi risiko batuk dan pilek lebih dari 50% bila dikonsumsi secara teratur. Selain itu, dilansir dari Healthline, bawang putih tunggal bisa meningkatkan fungsi kekebalan tubuh sehingga mampu mengurangi kemungkinan terinfeksi oleh penyakit lain.

    1. Simak baik-baik, ya kak Tina
      Sebelum membeli, kenali beberapa jenis bawang putih yang populer di Indonesia.
      Pilih bawang putih yang umbinya cenderung keras, padat, dan tidak lembek atau berair.
      Perhatikan bagian kulitnya.
      Begitu juga ketika sudah muncul tunas daunnya.
      Pastikan kulit yang melapisinya halus dan utuh

    1. Pirol dihubungkan bersama membentuk polipirol kemudian membuat warnanya menjadi kebiruan atau kehijauan. Reaksi pembentukan warna ini terjadi karena bawang putih bersentuhan dengan mineral dari logam tertentu termasuk tembaga, aluminium, besi, dan timah

    1. Harga bawang putih 1 kg adalah sekitar Rp20 ribuan. Ada beberapa perbedaan dari harga ini, misalnya ada bawang Honan yang dibanderol Rp18 ribuan. Lalu, ada juga bawang putih premium yang bukan jenis kating, dibanderol dengan harga Rp29 ribuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *