Bagaimana Cara menghitung FCR dan IP Ayam broiler Dengan Baik

Diposting pada

Untuk anda yang terbiasa dan sudah lama berkecimpung di dunia peternakan maka umumnya anda sudah faham dan juga lihai dalam menghitung FCR Feed Convertion Ration dan juga IP Indeks Produksi ayam broiler ini, mengethaui cara menghitungnya dianggap penting bagi pelaku agribisnis terutama pelaku usaha ayam broiler ayam pedaging.

Cara menghitung FCR dan IP Ayam broiler

Akan tetapi bagi anda yang masih pemula dalam hal peternakan mungkin belum terbiasa dan masih mengalami kesulitan saat menghitung FCR dan IP ayam broiler ini, jangan khawatir kami akan mencoba menjabarkannya kepada anda semua.

Baca juga: Harga Pakan Ayam Broiler BR 1 dan BR 2

Pengertian IP atau Indeks Produksi Ayam broilerApa itu IP? IP adalah angka yang menunjukan suatu keberhasilan proses produksi ayam broiler dalam satu periode. IP terpengaruhi oleh daya hidup ternak, kematian, FCR, Bobot badan dan umur panen. Lantas bagaimana cara menghitung IP ayam broiler? Untuk menghitung IP ayam broiler atau ayam potong, kalian harus menghitung mortalitas (kematian), FCR, rata rata bobot badan dan umur panen.

Bagaimana Cara menghitung FCR dan IP Ayam broiler dengan baik dan benar

Contoh soal perhitungan IP Ayam broiler Pak Munaris memelihara ayam pedaging 1000 ekor dirumahnya. Setelah 35 hari ayam dipanen dengan jumlah 950 ekor. keseluruhan bobot ayam panen sebesar 1900 kg. Pakan yang dihabiskan sekitar 60 sak, satu sak pakan berisi 50 kg. Hitunglah IP Ayam pedaging yang dipanen pak Munaris ! Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari persentasi Deplesi. Deplesi adalah banyaknya ayam yang hilang selama pemeliharaan baik mati (mortalitas) atau dimakan orang lain.

Cara menghitung deplesi Ayam hilang/ayam masuk x 100%= (1000-950)/100×100%= 5 % Cara Menghitung FCR FCR adalah angka yang menunjukan jumlah pakan yang dihabiskan untuk menghasilkan 1 kg bobot badan. Pakan yang dihabiskan = 60x 50=3000 kg FCR=pakan yg dihabiskan/bobot badan= 3000/1900= 1,57 Cara ini juga bisa digunakan dalam menghitung FCR pada ikan seperti ikan lele dan ikan nila.

Cara menghtung bobot badan rata Bobot panen/jumlah ayam panen=1900/1000=1.9kg

Cara menghitung umur panen Kalau kalian panennya satu hari langsung habis berarti umur panen yang dipakai adalah  umur hari itu. Namun kalau panen anda bertahap, anda perlu menghitung umur panen:

Rumus:
[(umur x jumlah ayam yng dipanen)+(umur x jumlah ayam yng dipanen)]/2= umur panen

 Sesudah anda menhitung semua diatas, anda baru bisa menghitung IP Ayam broiler.

Cara menghitung IP ayam broiler:IP Indeks produksi =[(100-kematian)xbobot rata-ratax100]/umurxFCR =[(100-5)x1,9×100]/35x,.57 =18050/54,95 =328 Kesimpulannya IP Ayam broiler yang diperoleh adalah 328.  Menurut para pelaku bisnis usaha ayam broiler IP diatas 300 termasuk dalam kategori baik. Semakin tinggi IP, semakin baik pula usaha produksi ayam broiler.

Kategori IP Ayam broiler:> 400 exellent , 300-399 baik dan <300 kurang baik

Itulah yang dapat kami jabarkan tentang ulasan mengenai cara menghitung IP, FCR, Bobot badan, kematian dan umur panen. Jika ada kesalahan rumus atau menghitung silakan beri tahu nanti akan diperbaiki, sekian dan semoga setelah membaca ini anda jadi tahu Cara menghitung FCR dan IP Ayam broiler dengan benar baik dan tepat.

13 thoughts on “Bagaimana Cara menghitung FCR dan IP Ayam broiler Dengan Baik

    1. Berdasarkan tabel standar FCR ayam broiler, ayam broiler dengan kisaran umur antara 28 sampai 35 hari memiliki standar FCR 1,445 untuk jenis Ross, serta 1,447 untuk jenis Cobb

    1. Indeks Performance (IP) merupakan perhitungan keberhasilan pemeliharaan pada ayam broiler setiap periodenya. Peternak sebagai pelaku usaha harus mencapai IP optimal sehingga usahanya dapat efisien. Perolahan nilai IP dapat dibandingkan dengan nilai IP standar. Nilai IP dinyatakan stabil pada kisaran 300-350.

    1. Feed Convertion Ratio (FCR) adalah perbandingan antara jumlah pakan yang digunakan dengan jumlah bobot ayam broiler yang dihasilkan. Semakin kecil nilai FCR (faktor yang lain sama) menunjukkan kondisi usaha ternak ayam broiler akan menjadi semakin baik.

    1. Rendahnya FCR menunjukan bahwa penambahan sejumlah pakan dapat menghasilkan penambahan bobot ayam broiler dengan proporsi yang lebih besar[4]. Sementara itu, standar nilai FCR untuk ayam broiler dengan umur panen 35 hari sebesar 1,63

    1. Rumus FCR adalah pakan total (kg) dibagi dengan bobot total (kg). Misalnya saat panen dihasilkan 5000 ekor ayam dengan bobot rata-rata 1,5 kg. Berarti bobot totalnya 7500 kg. Pakan yang dihabiskan sebanyak 200 sak dimana 1 sak beratnya 50 kg. Berarti pakan totalnya adalah 10000 kg. FCRnya 10000 : 7500 = 1,3

    1. FCR yang umum untuk udang antara 1,2 – 1,5. Semakin kecil nilai FCR maka semakin besar keuntungan yang diperoleh. Pada ikan, FCR yang baik antara 1,5-2. FCR tidak disarankan melebihi dari 2, demi keefektifan dan keekonomisan usaha budidaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *