Doa Nabi Sulaiman – Doa Penunduk Binatang juga Jin, Doa untuk Kekayaan dan Doa Syukur Nikmat

Diposting pada

Sebagaimana kita tahu bahwa Nabi Sulaiman AS merupakan salah satu nabi yang wajib dipercayai oleh kita sebagai umat Islam. Beliau adalah anak dari Raja Daud. Namanya itu disebut dalam Al-Quran sebanyak 27 kali. Dari sejak kecil, Nabi Sulaiman dikenal telah mempunai kecerdasan berpikir yang luar biasa. Setelah pada waktunya cukup umur, beliau kemudian diangkat menjadi Nabi dan Rasul oleh Alloh .

Doa Nabi Sulaiman

Nabi Sulaiman pada masanya adalah raja yang berkuasa atas manusia, binatang, dan juga bangsa jin. Kekayaannya yang luar biasa banyak dengan istananya sangat megah tak membuatnya silau dan melupakan bahwa semuanya itu adalah sekedar titipan. Kekuasaan dan kekayaan Nabi Sulaiman menjadi daya tarik tersendiri bagi umat muslim pada masa sekarang ini. Banyak dari kita yang mencari apa saja sebetulnya doa yang dipanjatkan Nabi Sulaiman untuk meraih semua yang dimilikinya itu, baik dalam hal menundukan hewan atau jin maupun dalam memperoleh kekayaan yang berlimpah ruah. Untuk itu, pada kesempatan kali ini kami sengaja merangkum sejumlah kumpulan doa Nabi Sulaiman dan artinya lengkap untuk Anda. Silakan dibaca!

Baca juga: Baca Doa Innahu Min Sulaimana Wainnahu Setiap Pagi, Inilah Manfaat Yang Tak Kita Duga

Doa Nabi Sulaiman Doa Penunduk Binatang Jin

Salah satu mukjizat yang diberikan Alloh kepada Nabi Sulaiman yaitu mampu berbicara dengan bahasa binatang dan jin. Dengan kemampuan tersebut, Nabi Sulaiman yang penuh wibawa dan jiwa kepemimpinan tersebut mampu untuk menundukan binatang-binatang serta jin untuk dapat mengikuti perintahnya. Tentu kita masih ingat kisah dalam Al Quran yang menyebut bahwa Nabi Sulaiman pernah memerintahkan seorang jin untuk memindahkan singgasana ratu Balqis dalam sekejap mata dan dalam waktu singkat. Kisah tersebut adalah bukti bahwa memang Nabi Sulaiman mampu menundukan jin untuk mengikuti perintahnyaa.

Mukjizat Nabi Sulaiman dalam hal menundukan jin diperoleh setelah beliau memohon kepada Alloh. Dalam doanya, beliau meminta agar diberikan suatu kemampuan sebagai pembuktian bahwa beliau adalah benar utusan Alloh. Doa tersebutlah yang pada saat ini dikenal dengan nama doa Nabi Sulaiman yaitu doa penunduk.

Doa Nabi Sulaiman menundukan binatang dan jin
sebetulnya masih simpang siur. Akan tetapi, banyak ulama berpendapat bahwa doa tersebut memiliki lafal dan arti seperti tercantum dalam QS An Nahl : 30-31 sebagaimana berikut ini:

Latinnya : “Bismillahirrohmaanirrohim. Allata’luu A’layya Watuunii Muslimiin”.
Artinya: ”Dengan Asma Alloh Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang. Bahwa janganlah kamu berlaku sombong kepadaku. Datanglah pada ku sebagai orang-orang yang beriman”.

Doa Nabi Sulaiman menundukan binatang dan jin seperti yang disajikan di atas diyakini bisa diamalkan oleh setiap umat muslim untuk beragam keperluan. Misalnya saat ada orang kesurupan, doa tersebut dapat dibacakan sebagai doa untuk mengusir jin yang sedang bersemayam di dalam tubuh orang yang sedang kerasukan tersebut. Atau pada saat anda akan memancing, doa ini juga bisa dibacakan sebagai doa mancing ikan untuk memanggil ikan-ikan di sungai agar mau makan umpan yang telah diberikan. Tapi yang jelas keyakinan terhadap karomah dari doa Nabi Sulaiman tersebut tentunya bisa kita percaya maupun tidak. Mengingat sebetulnya tidak ada dalil yang menyatakan karomah dari doa tersebut.

Doa Nabi Sulaiman untuk Kekayaan

Disamping mampu menundukan binatang dan jin, Nabi Sulaiman juga dikenal memiliki kekayaan melimpah ruah. Kerajaannya itu di masa jayanya telah mencakup 2/3 luas bumi, sedangkan istananya begitu megah dan sempurna.

Nabi Sulaiman bahkan hingga saat ini diyakini sebagai orang terkaya sepanjang masa. Kekayaannya tersebut tentu merupakan anugerah tersendiri yang diberikan Alloh SWT khusus untuk beliau. Anugerah kekayaan dan anugerah kekuasaan Nabi Sulaiman diperoleh karena menurut petikan surat An Naml : 19, Nabi Sulaiman memintanya sendiri kepada Alloh. Doa mohon kekayaan inilah yang saat ini diyakini memiliki karomah sehingga banyak dicari umat muslim sebagai sarana memohon kemakmuran. Doa tersebut dikenal dengan doa Nabi Sulaiman untuk kekayaan. Berikut ini lafal dan artinya:

Latinnya : “Robbigfirlii Wahabli Mulkali Yambagil Ahdiimimba’di Innaka Antalwahab”.
Artinya : “Allah Ya tuhanku, ampunilah aku dengan segala dosa-dosaku. Anugerahkanlah padaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh orang lain setelahku. Sesungguhnya hanya Engkaulah Dzat Yang Maha Memberi”.

Doa Nabi Sulaiman untuk kekayaan seperti yang tercantum di atas itu bisa dan dapat Anda amalkan sebagai sarana permohonan kepada Alloh agar diberikan rezeki yang berlimpah dan berkah. Setiap habis selesai sholat dhuha atau tahajud adalah waktu yang paling tepat untuk membaca doa ini, silakan bisa diamalkan.

Doa Nabi Sulaiman Mensyukuri Nikmat

Kekayaan, kekuasaan, dan mukzijat dalam menundukan binatang atau jin yang dimiliki, hal tersebut tidak membuat Nabi Sulaiman menjadi jumawa. Beliau tak khilaf dan lupa bahwa semua yang dikaruniakan kepadanya hanyalah sekedar titipan semata. Beliau selalu mensyukuri nikmat yang diberikan Alloh melalui sebuah doa yang sangat terkenal. Doa syukur nikmat Nabi Sulaiman, itulah namanya. Berikut adalah lafal dari doa yang tercantum dalam QS Shaad ayat ke 35 tersebut:

Artinya : “Ya Allah Yang Maha Tunggal. Jadikanlah aku sebagai hamba-Mu yang pandai bersyukur. Ilhamkanlah kepadaku untuk selalu bersyukur atas segala nikmatmu kepadaku dan kepada kedua orang tua ku. Jadikanlah aku umat yang Engkau ridhoi, serta letakkanlah aku ke dalam golongan orang-orang soleh”.

Disebabkan selalu bermawas diri dan mensyukuri nikmat yang telah diberikan, Nabi Sulaiman pun memperoleh tambahan atas setiap apa yang ia syukuri. Alloh selalu menambahkan dan mencukupi semua kebutuhannya. Mari kita belajar untuk mengikuti jejak Nabi Sulaiman.

Demikian sobat doa Nabi Sulaiman doa penunduk binatang dan jin, doa Nabi Sulaiman untuk kekayaan, dan doa syukur nikmat yang selalu dipanjatkan beliau. Marilah kita coba untuk amalkan doa-doa mustajab ini dan tetap sekuat hati dan sekuat tenaga menjalani kehidupan dengan pedoman islam. Sampai jumpa di lain waktu. Wallahualam bissawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *