Wisata Teluk Cinta di Pulau Labengki Sulawesi Tenggara

Diposting pada

Apabila New Caledonia punya pulau berbentuk hati, maka tidak kalah bahwa di Indonesia punya Teluk berbentuk hati yang biasa kita sebut dengan Teluk Cinta. Teluk cinta ini berada dan juga terdapat di salah satu pulau di Konawe Utara, yaitu Pulau Labengki. Pulau ini berjarak sekitar kurang lebih 5-6 jam perjalanan dari pelabuhan biru kendari.

Teluk Cinta di Pulau Labengki Sulawesi Tenggara

Dalam perjalanan ke pulau Labengki kita akan disuguhi hamparan air laut yang bagus luas dan biru. Dan apabila kalian sedang beruntung, Anda akan dapat menjumpai kawanan ikan lumba-lumba.

Setelah menjalani berbagai perjalanan laut yang cukup melelahkan, Anda akan sampai di perkampungan suku bajo. Ketika Anda sampai di sana, akan disambut oleh sekumpulan anak-anak kecil yang riang gembira. Mereka sangat bahagia saat ada pengunjung yang hadir ke pulau mereka.

Tidak sedikit orang yang bilang, pulau ini tak kalah cantik dengan Raja Ampat. Baik dari panorama maupun keindahan bawah lautnya. Pulau ini terdiri dari berbagai gugusan pulau karang besar serta pulau karang kecil. Sehingga Pulau Labengki dibagi menjadi dua yaitu Pulau Labengki Besar dan yang kedua adalah Pulau Labengki Kecil.

  • Di pulau ini ada terdapat banyak titik penyelaman. Lokasinya menjadi salah satu lokasi favorit bagi para penyelam atau bagi anda yang hobi scuba diving.
  • Selain menyelam, Anda juga bisa bersnorkeling tentunya. Pemandangan yang cantik, air lautnya pun berwarna biru jernih.
  • Sejumlah pantai di pulau ini memiliki hamaparan pasir berwarna putih. Membuat siapapun yang datang ke sini menjadi enak dan betah.

Sementara itu, di sini juga terdapat salah satu spesies kima terbesar di dunia yakni Kimaboe. Kima sendiri merupakan sejenis kerang yang berukuran terlihat cukup besar. Ukuran kima di kawasan ini dapat mencapai hingga 50-60 cm dan merupakan spesies kima terbesar kedua di dunia. Sehingga di kawasan ini ada terdapat pula penangkaran untuk sejumlah spesies kima.

Di pulau ini mungkin belum terdapat fasilitas seperti hotel ataupun penginapan. Jadi Anda harus bersiap diri. Kalian bisa mendirikan tenda di pantai ataupun menginap di rumah warga setempat.

Disini Anda akan disuguh pemandangan matahari terbit sunrise ataupun sunset berhias mercusuar yang ada di pulau tersebut. Jadi bagi Anda yang suka fotografi, siapkan kamera andalan anda untuk menangkap momen yaang tepat saat pagi atau petang datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *